Salix

Loop

Loop memungkinkan agen bekerja di latar belakang 24/7: mengawasi inbox, repositori, atau feed, dan bertindak saat ada perubahan. Loop tidak butuh sandbox yang selalu menyala, dan tidak membangunkan loop utama agen kecuali memang perlu.

Cara Loop berjalan

  1. Agen menulis Loop sebagai program dalam bahasa C.
  2. Spinfoam, runtime eBPF sisi server milik Salix, mengompilasi program itu ke eBPF.
  3. Salix menjadwalkan Loop di cluster, di samping agennya.

Compiler JIT Spinfoam terverifikasi secara formal, dan menghasilkan kode yang aman memori. Satu Loop memakai beberapa hingga puluhan kilobyte memori, jadi agen bisa menjalankan Loop selama yang dibutuhkan.

Keputusan tanpa model besar

Loop bisa memanggil model keputusan yang cepat, seperti Jev. Dengan model itu, Loop mengklasifikasikan data dan status eksternal (misalnya, apakah email baru butuh Anda) tanpa memanggil model bahasa besar.

Saat Loop menemukan sesuatu yang butuh agen, Loop memberi tahu agen. Baru saat itulah loop utama agen berjalan, dan baru saat itulah agen memakai token model.

Yang bisa dilakukan Loop

Loop hanya bisa memanggil daftar kemampuan yang tetap: tool baca, tool perangkat dan lingkungan, request web, aplikasi yang Anda hubungkan, dan notifikasi ke agennya. Loop bertindak dengan wewenang orang yang membuatnya, tidak lebih.

  • Event: sistem lain bisa mengirim event ke Loop lewat API atau lewat URL webhook rahasia milik Loop itu.
  • Status: Loop menyimpan checkpoint, dan mendapatkannya kembali saat mulai lagi.
  • Batas: Loop bisa membangunkan agennya dalam jumlah terbatas dalam sepuluh menit. Loop yang terus berada di batas itu selama satu jam akan dijeda.
  • Kegagalan: setelah terjadi kesalahan, Salix memulai Loop lagi dari checkpoint-nya, paling banyak tiga kali per jam. Setelah itu, Loop berhenti dan memberi tahu agennya.